Hidup di Batam emang kudu pinter-pinter cari duit. Maklum, biaya hidup lumayan tinggi. Mulai dari side project ampe jadi makelar. Asal halal deh.
Point penting yang mau gue bahas, tentang dosen karbit. Istilah ini gue bikin sendiri, untuk sebuah profesi yang seharusnya gue junjung tinggi. Tapi kali ini, gue emang mau sedikit ngomong “pedes” tentang dosen.
Di batam, (gue gk mau ngomong PT mana) , ada satu PT yang pake tenaga pengajar (dosen) part timer dan tetap yang belum tentu bahkan menurut penilaian gue pribadi,.. tidak menguasai mata kuliah yang diajarkan. Emang di batam banyak dosen praktisi,… tapi beberapa dari mereka aji mumpung banget.
Satu study case yang gue paparin di sini adalah salah satu PT yang memakai dosen untuk mata kuliah KSI (Konsep Sistem Informasi), dimana dosen itu “berkoar” punya pengalaman seabreg… Tapi he always use bad way to teach. Bukan sekedar gak bisa ngajar, tapi kurang bisa berkomunikasi.
Ada juga yang belum pernah “ngecap” ato “ngerti” tentang apa yang akan diajarkan… eh… sambil belajar (meraba) , dia ngajar murid-muridnya.
Apapun dan sebodoh apapun mereka, tetap panggilannya “Pak” ato “Bu” ditambahi embel-embel profesi jadi “Pak Dosen” atau “Bu DOsen”…